Selasa, 19 April 2011

Kepemimpinan Perempuan

Gowa Center. Gita Pertiwi melaksanakan Teknikal Asistensi  penyusunan Guide Line untuk Kepemimpinan Perempuan di Rumah Hijau Denassa.  Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan mendampingi The Gowa Center dan mitra dalam program Pendidikan Partisipatif menuju Pendidikan Berkualitas di Kab. Gowa. Pelaksanaan kegiatan yang berlangsung sejak 18 April 2011 ini berkahir hari ini difasilitasi oleh Rossana Dewi dan Warno Hadu Winarno diikuti pengurus TGC, komite sekolah, dan perwakilan Baruga Sayang dari Desa Pabbentengang dan Kel. Kalase’rena. Kegiatan ini dihadiri pula oleh Ratnah Arasy, PO ACCESS Phase II pada hari pertama dan Syahribulan pada hari kedua.

Pelaksanaan kegiatan menghasilkan panduan kerja yang bertujuan mendorong pelibatan perempuan agar proaktif dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi hasil-hasil pembangunan khususnya bidang pendidikan. Perempuan selama ini masih menjadi bagian yang termarginalkan dalam pelaksanaan pembangunan. Dalam pelaksanaan musrembang misalnya pemerintah lokal masih memilah udangan dalam pelaksanaannya dan secara faktual didominasi laki-laki, meskipun jumlah warga perempuan lebih dominan. Begitu pula dalam struktur komite sekolah yang juga masih didominasi laki-laki, meskipun dalam realitasnya perempuan peduli aktif mendampingi pendidikan anak-anak mereka. Dengan keadaan ini sangat penting membuka ruang dan memberi peluang agar perempuan terlibat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga menerima  manfaat dari hasil-hasil pembangunan.

Dalam pelaksanaan penyusunan peserta juga mendiskusikan peluang dan tantangan bagi perempuan terlibat dalam kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan. Salah satunya  kendala membagi waktu pada urusan domestik khususnya bagi perempuan yang telah berumahtangga. Tantangan ini semakin besar jika budaya atau dukungan keluarga khususnya suami kurang jika pasangan mereka terlibat dalam kegiatan di masyarakat.

Dalam panduan yang dihasilkan terdapat pula stategi bagaimana mendorong perempuan dalam institusi pendidikanpun baik sebagai pemimpin maupun sebagai guru agar terdorong melakukan inovasi, kreativitas, dan kinerja yang lebih baik untuk menjawab tantangan pengelolaan pendidikan di sekolah dan masyarakat.
Diakhir pelaksanaan asistensi ini dilanjutkan  dengan penanaman pohon bersama di kawasan Rumah Hijau Denassa. Jenis tanaman yang ditanam antara lain Nangka, Mangga, dan Trembesi. (DN)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar